|
|
|
TV Tribun
J Kristiadi: Isu ABS, SBY Jalankan Strategi Lama
Selasa, 3 Februari 2009 | 20:14 WIB
Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai kampanye negatif asal bukan capres "s" (ABS) di jajaran petinggi TNI-Polri dinilai berlebihan. SBY dituding sengaja melontarkan pernyataan di depan umum untuk meraih simpati publik. Tudingan tersebut disampaikan peneliti CSIS, J Kristiadi, usai menjadi pembicara di sarasehan kebangsaaan di Jakarta, Minggu (1/2). Menurut J Kristiadi, terkait isu perdebatan politik Susilo Bambang Yudhoyono-Megawati Soekarnoputri lewat perumpamaan yoyo dan gasing, SBY kembali menggunakan taktik lama sebagai seseorang yang merasa didzalimi.Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk mengangkat popularitas SBY. Pola-pola didzalimi dijadikan alat untuk mengangkat SBY, dan membuat orang menjadi simpatik padanya. Namun langkah ini dipandang J kristiadi dapat menjadi bumerang bagi SBY. Menurutnya, pernyataan kontroversi tersebut akan memunculkan kekecewaan di jajaran TNI-Polri. Kedua pendukung utama tersebut akan merasa dikorbankan untuk popularitas SBY. Sebelumnya dalam rapat pimpinan TNI dan koordinasi Polri di Istana Negara, Jakarta, Presiden Yudhoyono menyebut ada petinggi TNI Angkatan Darat yang mengampanyekan ABS atau asal bukan capres berinisial S. SBY juga menyebut isu adanya petinggi polisi yang menjadi tim sukses salah satu calon presiden.(TI)
|
|
||||||||||||||||||||||||
komentar
|
|||||||||||||||||||||||||