Perjalanan Hemat, Genjotnya Nikmat
Istimewa
" "
Kamis, 24 Desember 2009 | 17:41 WIB
Laporan :

Laporan Arifin Z Alwie

KOMUNITAS sepeda gunung, Chalengger Mountain Bike Club (CMBC) Pekanbaru baru saja menjajal trek Gunung Bungsu, Payakumbuh, Sumatera Barat. Komunitas ini punya cerita petualangan menarik dalam jelajah kali ini. Apa saja? Berikut pengalaman mereka yang dikirim Ketua CMBC Pekanbaru, Arifin Z Alwie, penulis Citizen Journalism Tribun Pekanbaru.

AKHIR pekan kemarin, tepatnya Sabtu (19/12), kami 16 anggota CMBC mengulang kembali petualangan di trek Gunung Bungsu. Tahun 2006 lalu beberapa di antara kami anggota CMBC pernah menjajal trek yang sama bersama kru acara televisi Jejak Petualang.

Kami berangkat dari Pekanbaru Jumat (18/12) pagi dengan titik keberangkatan di depan Purna MTQ, sekaligus persiapan sepeda. Ke-16 anggota yang ikut ekspedisi kali ini adalah saya sendiri Arie, Syaiful, Robin, Ai, Adhi, Yanto, Heri, Adit, Bambang, Fery, Darwin, Darmawan, Adri, Rohmat, Hendra dan Debby yang menjadi satu-satunya wanita yang ikut ekspedisi kali ini.

Menuju Payakumbuh, kami menggunakan empat mobil. Sepeda di atur dengan apik, baik yang menggunakan thule dan mountblanc untuk dipasang di atas roof mobil, maupun disusun rapi di bagasi mobil.

Kami memang mengatur agar sepeda terangkut semua dalam empat mobil yang di bawa, guna menghindari sewa mobil pickup lagi untuk menekan biaya. Sebab, CMBC menganut sistem, perjalanan hemat, tapi genjotnya nikmat. Ha ha ha...!

Pada setiap ekspedisi CMBC tidak menetapkan besaran ongkos perjalanan, tapi lebih kepada urunan saja. Bila mampir makan, kita patungan ramai-ramai. Begitu juga soal kamar hotel dan biaya minyak mobil. Kami berlakukan subsidi silang juga sesama anggota. Itu karena di CMBC terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, kerja kantoran, sampai mahasiswa. Jadi tidak usah segan untuk bergabung dengan CMBC.

Singkat cerita, bergitu semua persiapan menuju Payakumbuh rampung kami langsung bergerak. O ya, sebelumnya sempat juga foto-foto dan diwawancarai wartawan Tribun Pekanbaru. Kami bergerak dari Purna MTQ sekitar pukul 10.00 WIB. Karena hari Jumat, kami mampir dulu di Bangkinang untuk melakukan shalat Jumat.

Usai shalat, perut pun mulai keroncongan. Jadilah kami makan siang dulu di rumah makan Kelok Indah yang terkenal dengan dendeng batokoknya. Usai santap siang, kami dengan empat mobil meruskan konvoi ke Payakumbuh.

Perjalanan cukup lancar dan nyaris tanpa kendala dan kami sampai di Kota Batiah -julukan Payakumbuh- sekitar pukul 15.30 WIB. Kami check in di Hotel Bundo Kanduang dan rehat sejenak. Ekspedisi kali ini memang bukan sekedar menjajal trek Gunung Bungsu.

Biasalah, tak lengkap jika ke Sumatera Barat yang alamnya indah jika tak menjajal aneka kulinernya yang maknyus! Sebelum masuk kamar untuk rehat, kami briefing dulu kalau sekitar pukul 17.00 WIB akan mencicipi sate Man di pojok lampu merah Pasar Payakumbuh.

Keliling Kota
Usai memanjakan selera dengan sate yang katanya top di Payakumbuh itu, kami sepakat mengadakan city tour atau keliling Kota Payakumbuh. Keliling kota dimulai dari menyusuri simpang empat ujung Pasar Payakumbuh, kemudian berbelok araj ke daerah pacuan kuda, masuk lagi ke jalan protokol Payakumbuh. Hawa yang sedap membuat kami meneruskan perjalanan ke dekat perbatasan Payakumbuh dengan Bukittinggi di daerah Ngalau dan kemudian belok kiri dan masuk ke Jalan Situjuah.

Asyik mendayung sepeda sembari menyaksikan indahnya alam suguhan Sang Khalik, tiba-tiba saat masih di Jalan Situjuah hujan lebat tiba-tiba turun. Kami pun berteduh, mengingat hanya berpakaian santai saja, maklum karena hanya keliling kota. Jika sedang di trek, hujan bukan masalah bagi kami, malah makin asyik dan sebuah tantangan.

Hujan lumayan lama menyirami bumi Payakumbuh dan baru berhenti saat kumandang azan magrib bergema. Kami pun memutuskan kembali ke hotel untuk istirahat. Sejak masuk hotel kami tak keluar lagi karena hujan kembali turun sampai pagi.

Tapi tak mengapa, justru hujan membuat kami lebih banyak beristirahat untuk ekspedisi ke Gunung Bungsu besoknya. Pukul 04.30 WIB, kami bangun  dan melaksanakan shalat subuh. Ternyata di luar masih hujan. Grrrrrrrr...dinginn. Maklum orang Pekanbaru yang sudah terbiasa dengan udara panas.

Beberapa dari kami sudah selesai shalat dan mandi. Mereka mulai mempersiapkan diri, pakaian, minuman, serta yang paling wajib, mengecek ulang kondisi sepeda. Mulai dari melumasi rantai, rem, tekanan ban dan hal lainnnya.

Ditunggu Pak Us
Dasar sudah tak sabaran, rekan-rekan tetap sepakat bertolak menuju Gunung Bungsu meski hujan masih belum reda. Setelah sarapan, pukul 07.00 WIB kami bergerak dan berkumpul di Jalan Raya Payakumbuh. Bagi yang pernah melintasi jalan ini, titik berkumpulnya di kedai lontong sayur di sudut lampu merah.

Di kedai lontong itu, sudah menunggu Pak Us yang selalu menjadi guide kami jika ke Payakumbuh. Pak Us adalah mantan atlet sepeda on road yang beralih ke sepeda off road. Di setiap tour, Pak Us selalu menjadi pencari jalan untuk kita jajal.

Kebetulan beliau adalah penduduk asli Payakumbuh dan gemar bersepeda, sehingga klop dengan hasrat berpetualang kami. Pak Us selalu tahu trek-trek menantang yang sesuai dengan selera biker CMBC. Bukan itu saja, beliaupun sudah sukses mengembangkan klub sepeda gunung di Payakumbuh yang awalnya hanya beranggotakan lima orang. Sekarang sudah lebih dari 40-an orang anggota klub sepeda gunung yang dirintis Pak Us. Sebuah perkembangan yang bagus dalam waktu empat tahun.

Tour kali inipun diikuti oleh para biker payakumbuh dibawah asuhan Pak Us sebanyak 20 orang, sehingga total yang berangkat untuk menjajal Gunung Bungsu ada 36 biker lebih.(hnk)

KOMENTAR ANDA

1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Wahh..seru clubnya..kalo mau gabung gimana caranya???

Posted by: Edy | Rabu, 30 Desember 2009 | 15:40 WIB

komentar : Silahkan Isi Komentar anda dengan tidak menyinggung SARA
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Wahh..seru clubnya..kalo mau gabung gimana caranya???

Posted by: Edy | Rabu, 30 Desember 2009 | 15:40 WIB

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 IT tribunpekanbaru.com (Dinoz). All rights reserved