|
|
|
Rani Juliani Tak Lagi di RS Husada
" Rani Lakukan Rekontruksi Beberapa Waktu Lalu. " Minggu, 7 Februari 2010 | 14:38 WIB
Laporan :
Saksi kunci pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen Iskandar, Rani Juliani, yang diduga sakit usus buntu dan dirawat di Rumah Sakit Husada, kini sudah dipindahkan. Sejak Sabtu (6/2/2010) kemarin, Rani yang dirawat di kamar 01 ruang VVIP bukan lagi pasien rumah sakit yang berada di Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Pusat, tersebut. Sebelumnya, keberadaan Rani sebagai pasien RS Husada dibenarkan oleh salah satu bagian administrasi rumah sakit tersebut. "Benar nama Rani Juliani menjadi pasien di sini," jelas staf bagian pendaftaran pasien, Nyoman Setyawati. Namun, staf tersebut menolak mengatakan kapan Rani masuk dan keluar dari rumah sakit karena waktu itu tidak kebagian piket. "Saya enggak tahu masuknya kapan. Keluarnya juga enggak tahu. Saya enggak piket. Tapi dalam daftar sudah tidak ada," sambungnya. Sementara itu, salah satu karyawan cleaning service membenarkan bahwa Rani sudah meninggalkan rumah sakit sejak kemarin. Dirinya baru mengetahui kamar 01 adalah kamar Rani setelah mendapat tugas untuk membersihkan kamar tersebut. "Saya dapat order untuk bersihin kamarnya," ujar karyawan tersebut. Dikatakan, Rani pulang kemarin dan dijenguk orangtuanya. "Kemarin pulangnya, Mas. Dijenguk orangtuanya. Ibunya pakai jilbab. Bapaknya pakai topi haji dan kacamata," ujar perempuan tersebut di lantai enam, tempat Rani dirawat. Nama Rani begitu tenar di rumah sakit ini karena namanya disangkutpautkan dengan mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar. Di antara staf pendaftaran, namanya diasosiasikan sebagai Rani Antasari. "Raninya Antasari itu kan?" ujar staf lainnya saat ditanya sehubungan dirawatnya mantan caddy Modern Golf Tangerang tersebut.(kc/ses) KOMENTAR ANDAkomentar : Silahkan Isi Komentar anda dengan tidak menyinggung SARA
|
Terkini
|