Pemerintah Usul Beasiswa Australia Ditambah

" "
Senin, 8 Maret 2010 | 18:00 WIB
Laporan :

JAKARTA, TRIBUN  - Pemerintah akan membicarakan kemungkinan penambahan jatah beasiswa bagi mahasiswa Indonesia belajar di Australia. Penambahan jumlah beasiswa merupakan satu dari sejumlah hal yang akan ditawarkan pemerintah Indonesia dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhyono dan rombongan ke Australia dan Papua Nugini  11-12 Maret 2010.

Selain bidang pendidikan, pemerintah Indonesia juga membicarakan masalah bidang ekonomi lainnya diantaranya peningkatan volume perdagangan dalam konteks kerjasama swasembada pangan terutama  terutama swasembada sapi, kerjasama investasi, dan sejumlah agenda ekonomi lainnya.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa mengutarakan beberapa rencana item kerjasama tersebut kepada pers usai rapat koordinasi (Rakor) menteri perekonomian di Jakarta, Senin (8/3).

"Mengenai FTA (free trade area) tidak dibahas," jawab Hatta ketika ditanya pers apakah dalam pertemuan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Australia itu ikut dibahas soal FTA kawasan.

Presiden dan rombongan  dijadwalkan Senin, (8/3/2010), malam bertolak ke Canberra, Australia,  untuk mengawali kunjungan (kenegaraan) ke Australia dan Papua Nugini. Rakor menko perekonomian hari ini membicarakan antara lain soal rencana kunjungan kenegaraan tersebut. (aco)

KOMENTAR ANDA

komentar : Silahkan Isi Komentar anda dengan tidak menyinggung SARA
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 IT tribunpekanbaru.com (Dinoz). All rights reserved