ALMATY, TRIBUNPEKANBARU.com - Ribuan orang dievakuasi dan beberapa tewas di Kazakhstan, Jumat, setelah banjir besar merusak sejumlah bendungan di selatan negara Asia Tengah itu. Banjir merupakan masalah yang berulang di Asia Tengah tetapi temparatur yang naik tiba-tiba setelah berminggu-minggu diselimuti badai salju yang parah telah memperburuk masalah itu tahun ini.
Kementerian Layanan Darurat Kazakhtan mengatakan, dua bendungan telah jebol di dekat kota keuangan Kazakh, Almaty, ketika air yang meluap kemudian menyapu daerah itu. Akibat lanjutannya, sejumlah desa dilanda banjir dan tanah longsor."Sejumlah orang telah meninggal dan identitas serta jumlahnya sedang diverifikasi," demikian pernyataan kementerian tersebut.
Pihak kementerian juga mengatakan, dampak dari banjir paling akhir itu sangat terasa di dua daerah permukiman, yaitu Zhylbulak dan Kyzyl-Agash. Di dua wilayah itu sebanyak 4.000 orang telah dievakuasi ke daerah yang lebih aman.
Masih dari Kazakhtan, sebuah helikopter dengan delapan orang penumpang hilang dari radar Jumat dalam sebuah operasi penyelamatan terpisah di wilayah timur negara itu, di mana sejumlah wilayah telah terputus dari daerah luar atau terisolasio akibat badai salju.