DUMAI, TRIBUNPEKANBARU.COM - Perum Bulog Subdivisi Regional Dumai, Riau, memastikan kebutuhan beras untuk masyarakat miskin di daerah ini cukup hingga akhir ramadhan.
Kepala Perum Bulog Subdivisi Regional Dumai Arahim di Dumai, Senin, mengatakan jaminan cukupnya beras untuk masyarakat miskin (raskin) tersebut terkait stok beras sebanyak 5.000 ton beras asal Jawa Tengah sudah disimpan di gudang.
"Beras tersebut rencananya akan dikirim ke sejumlah kota dan kabupaten di provinsi ini. Jumlah tersebut diperkirakan akan mencukupi kebutuhan hingga dua bulan ke depan," katanya.
Ia mengatakan untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan pokok, Bulog juga sudah mengagendakan pasokan 6.000 ton raskin pada Agustus.
"Dengan kedatangan 6.000 ton beras itu, dipastikan kebutuhan raskin akan mencukupi tiga sampai empat bulan ke depan," katanya.
Menurut Arahim kebutuhan raskin di Riau dalam sebulan mencapai 3.500 ton. Jumlah tersebut relatif stabil pada hari-hari biasa di luar Ramadhan.
"Jelang bulan puasa kemungkinan meningkatnya kebutuhan beras akan diimbangi dengan pasokan. Kalau biasanya hanya dipasok 3.000 sampai 4.000 ton dalam sebulan, sekarang akan ditambah menjadi 5.000 ton," katanya.
Menurut dia masyarakat Kota Dumai menyambut positif kepastian Bulog menjamin raskin. Rajhu (44), warga Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Timur, Dumai, mengharapkan alokasi raskin tepat sasaran.
"Kami bersyukur kalau beras raskin itu mencukupi hingga puasa, namun yang penting distribusinya tepat sasaran, dan jangan sampai ada oknum yang menjualnya di pasar," katanya. (ant)