Jembatan Ambruk, Siswa di Inhu Kesulitan ke Sekolah
Kompas.com/Dok.Budpar/Caroline Damanik
" Jembatan sepanjang 10 meter dan lebar 1 meter ini terbuat dari pertautan akar dua pohon beringin yan "
Rabu, 28 Juli 2010 | 11:56 WIB
Laporan :

RENGAT, TRIBUN - Puluhan siswa setingkat SD dan SMP di Desa Pasir Ringgit, Kecamatan Lirik, Indragiri Hulu (Inhu), Riau, sulit berangkat ke sekolah karena satu-satunya jembatan kayu yang dijadikan akses penghubung antar desa ambruk.

Ketua Komite Sekolah SD 002 Pasir Ringgit, Mustawa, di Rengat, Rabu (28/7), menjelaskan satu-satunya jembatan yang menghubungi desa tersebut telah ambruk sejak sebulan terakhir.

Ia mengatakan, jembatan kayu yang melintas di atas sungai Indragiri itu, selama ini menjadi tempat laluan warga. Jembatan itulah satu-satunya yang menghubungkan desa mereka dengan ibukota kecamatan dan daerah lain.

Menurut dia, disamping jembatan yang roboh itu sebetulnya ada pipa PDAM yang melintas diatas sungai, namun para siswa enggan menggunakannya sebagai jembatan karena selain pipa PDAM kecil, kondisinya pun sangat tinggi dari permukaan sungai.

"Pihak sekolah, baik SD maupun SMPN 2 Lirik memberikan kebijakan kepada anak-anak asal Desa Pasir Ringgit tidak masuk sekolah akibat jembatan yang ambruk. Pihak sekolah memberikan kebijakan bagi pelajar yang berada diseberang sungai", ujar Mustawa.

Untuk mengatasi kondisi yang ada, masyarakat secara bergotong royong sejak tiga hari terakhir mulai membangun jembatan dengan menggunakan batang kelapa. Hal itu dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pasir Ringgit, Yusman.

Namun, lanjut Mustawa, jembatan penganti itu belum selesai dibangun dan belum dapat dilalui anak-anak untuk ke sekolah. "Selama ini jembatan yang roboh itu tidak pernah ada perbaikan, walaupun sudah sering diusulkan perbaikan jembatan itu", tambah dia.

Ketua DPRD Inhu H Marpoli mengaku ikut prihatin. Bahkan Marpoli langsung meminta  Dinas PU Kimpraswil harus tanggap dan tinjau lapangan. Sebab, kondisi jembatan tersebut termasuk kategori yang mendesak. "Dinas PU diminta meninjau kelapangan melihat jembatan tersebut sangat dibutuhkan warga," jelas dia. (ant)

KOMENTAR ANDA

komentar : Silahkan Isi Komentar anda dengan tidak menyinggung SARA
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 IT tribunpekanbaru.com (Dinoz). All rights reserved