PEKANBARU, TRIBUNPEKANBARU.COM- Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Yohanes Drajad di Pekanbaru, Rabu, mengatakan hujan merata terjadi di Riau hingga akhir Juli.
"Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi merata di seluruh Riau, dan biasanya terjadi pada sore, malam dan dini hari. Durasi dari hujan ini agak lama," ujar dia.
Menurut dia, hujan yang terjadi disebabkan adanya gangguan di pesisir timur Riau berupa fenomena Vortex Edy atau tekanan rendah di daerah khatulistiwa. "Efek dari fenomena tersebut yakni mempercepat pembentukan awan konvektif menjadi hujan merata," kata Yohanes.
Untuk Riau sendiri, hanya dua kabupaten yang tidak terkena dampak dari Vortex Edy yakni Rohil pada bagian timur dan Dumai bagian utara."Beberapa hal yang perlu diwaspadai adalah banjir maupun gagal panen untuk daerah pertanian di Riau," jelasnya.
Sedangkan untuk tinggi gelombang di daerah perairan Riau dan selat Malaka bagian tengah dan utara mempunyai tinggi gelombang 0.75-1,25 meter. Kemudian perairan Bengkalis, Selat Panjang, Indragiri Hilir mempunyai tinggi gelombang 0,5-1,0 meter dan perairan Batam, Tanjung Pinang dan selat Singapura tinggi gelombang 1.0 meter-1.5 meter.
"Walaupun hujan terjadi, namun tidak akan mengganggu pelayaran. Dikarenakan tinggi gelombang masih normal,"tutup Yohanes. (ant)