PASIR PENGARAIYAN, TRIBUNPEKANBARU.COM - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), telah menyusun dan membuat sembilan buku adat Melayu Rokan Hulu untuk dijadikan sebagai mata pelajaran muatan lokal di seluruh sekolah di Riau.
"Sembilan buku adat Melayu Rohul itu nantinya dicetak dan akan dijadikan mata pelajaran Melayu Riau tingkat SD, SLTP, dan SLTA", kata Ketua LAMR Rohul, H Hasyim Lembak yang bergelar Datuk Paduko Bosa, saat ditemui di Pasir Pengaraiyan, Rabu (28/7)
Ia mengatakan, sembilan judul tersebut, mengenai Melayu Tempatan, Pantun, Pantang Larang Melayu, Adat Bertamu ke Tetangga serta beberapa judul lainnya, nantinya bahan tersebut akan dicetak Lembaga Adat Melayu Riau bersama Lembaga Adat Melayu di 11 kabupaten dan kota lainnya di Riau.
Dia mengatakan LAMR Rohul merupakan yang pertama menyampaikan bahan untuk sembilan buku adat Melayu kepada LAM Riau, sedangkan penyusunan buku itu sendiri, dilakukan bidang penelitian dan pengkajian LAMR Rohul dari tahun 2007. "Namun buku tersebut belum diluncurkan, dan kini masih tahap perbaikan serta dalam penyusunan", katanya.
Menurut dia, saat ini LAMR Rohul sedang bekerjasama dengan dinas Pariwisata, Disdikpora yang kemudian akan dibicarakan dalam musyarawah yang diperkirakan dilaksanakan Agustus mendatang.
"Setelah itu secepatnya kita akan terbitkan 9 buku tersebut kepada seluruh dinas pendidikan di kabupaten dan kota di Riau", ujarnya. (ant)