/ Home /
Dua Misi Argentina di Final Olimpiade

" "
Rabu, 20 Agustus 2008 | 01:24 WIB
Laporan :

Sejak 40 tahun silam, tak ada lagi negara yang sanggup mempertahankan gelar sebagai juara Olimpiade. Terakhir, Hungaria yang melakukan hal tersebut ketika menjadi juara di Olimpiade Tokyo 1964 dan Olimpiade Meksiko 1968.

Kini, Argentina berpeluang untuk mengulangi kembali cerita tersebut. Setelah menggasak rival abadinya Brasil dengan skor 3-0 di babak semifinal pada duel yang berlangsung, Selasa (19/8) malam di Workers' Stadium memastikan tim Tango ke final Olimpiade Beijing 2008.

Selangkah lagi, tim besutan Sergio Batista tersebut mengulangi kesuksesan empat tahun silam ketika mereka menyabet medali emas usai menaklukkan Paraguay. Namun, tim "biru langit" tersebut harus lebih dulu melewati rintangan terakhir yang akan dihadapi, Sabtu (23/8).

Argentina dijamin takkan mudah meraih kemenangan pada partai puncak cabang olahraga yang paling populer di dunia tersebut. Pasalnya, Lionel Messi dkk harus bertemu dengan Nigeria, yang juga mencatat meyakinkan setelah menggasak Belgia 4-1 di semifinal.

Nigeria punya kenangan manis saat bertemu Argentina. Pada partai final di Olimpiade Atlanta 1996, tim Super Eagles tersebut tampil sangat mengesankan dan berhasil meraih kemenangan 3-2. Hasil itu yang membuat Argentina harus waspada jika luka lama tersebut tak ingin terbuka lagi.

Nafsu balas dendam pasti menggelayut di benak para pemain Argentina. Namun, Juan Roman Riquelme tak boleh hanyut di dalam emosi yang berlebihan, karena bukannya revans yang digapai tapi mungkin saja kegagalan lagi yang akan mereka raih.

Tetapi melihat performanya saat menggilas Brasil sekaligus menorehkan kemenangan pertama pada tiga tahun terakhir--sejak menang 3-1 di kualifikasi Piala Dunia bulan Juni 2005, Argentina tak pernah menang lagi--, Argentina memang layak menjadi favorit juara.

Duet Sergio Aguero dan Messi memang sangat berbahaya. Apalagi, kinerja dua pemain depan yang merumput di Liga Spanyol (Messi di Barcelona dan Aguero di Atletico Madrid) itu didukung oleh penampilan memikat dari sektor tengah yang diisi oleh Riquelme dan Javier Mascherano.

Ini yang menjadi kunci kesuksesan Albiceleste saat menaklukkan Brasil. Tak heran jika Batista sangat terkesan dengan kemenangan tersebut.

"Ini bukanlah skor yang bisa kamu lihat setiap hari ketika Brasil dan Argentina bermain. Argentina menunjukkan permainan yang hebat," ungkap pelatih Argentina tersebut yang mengakhiri paceklik kemenangan negaranya jika melawan Argentina sejak tahun 2005.

Pada bulan Juni yang baru lalu, Brasil dan Argentina bermain imbang tanpa gol di ajang kualifikasi Piala Dunia 2010. Tapi pada dua pertarungan sebelumnya, Selecao menggilas Albiceleste dengan skor yang sama, yakni 3-0, pada final Copa America tahun lalu dan pertandingan persahabatan di London tahun 2006. 

Peraih medali sepakbola putra (emas, perak, perunggu):
1908 London: Inggris, Denmark, Belanda 
1912 Stockholm: Inggris, Denmark, Belanda
1920 Antwerpen: Belgia, Spanyol, Belanda
1924 Paris: Uruguay, Swiss, Swedia
1928 Amsterdam: Uruguay, Argentina, Italia
1932 Los Angeles: Tidak ada pertandingan
1936 Berlin: Italia, Austria, Norwegia
1948 London: Swedia, Yugoslavia, Denmark
1952 Helsinki: Hungaria, Yugoslavia, Swedia
1956 Melbourne: Uni Soviet, Yugoslavia, Bulgaria
1960 Roma: Yugoslavia, Denmark, Belanda
1964 Tokyo: Hungaria, Cekoslovakia, Jerman
1968 Meksiko: Hungaria, Bulgaria, Jepang
1972 Muenchen: Polandia, Hungaria, Jerman Timur dan Uni Soviet
1976 Montreal: Jerman Timur, Polandia, Uni Soviet
1980 Moskow: Cekoslovakia, Jerman Timur, Uni Soviet 
1984 Los Angeles: Perancis, Brasil, Yugoslavia
1988 Seoul: Uni Soviet, Brasil, Jerman Barat
1992 Barcelona: Spanyol, Polandia, Ghana
1996 Atlanta: Nigeria, Argentina, Brasil
2000 Sydney: Kamerun, Spanyol, Chile
2004 Athens: Argentina, Paraguay, Italia

KOMENTAR ANDA

komentar : Silahkan Isi Komentar anda dengan tidak menyinggung SARA
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

 

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 IT tribunpekanbaru.com (Dinoz). All rights reserved