PEKANBARU, TRIBUN - Sekitar 15 ribu orang yang disiapkan organisasi Prabowo Subianto Pilihan Hati (Pasopati) Provinsi Riau, kembali kecewa karena sang idola, mantan Danjen Kopassus tersebut batal hadir di Pekanbaru Kamis (2/7) ini.
Cawapres pasangan Megawati Soekarnoputri tersebut lebih memilih kampanye di Jawa Barat dari pada di Pekanbaru. "Ajudan Pak Prabowo langsung menghubungi saya, dan menyatakan beliau tidak bisa hadir di Pekanbaru karena diminta mendadak mengisi kampanye di Jawa Barat. Prabowo menyatakan permintaan maaf kepada pendukungnya di Riau," ujar Ketua Pasopati Riau, Rudinal, Rabu (1/7).
Untuk mengisi jadwal kampanye Mega-Prabowo di Provinsi Riau, Pasopati menginstruksikan kepada jajarannya di kabupaten/kota supaya menggelar kampanye simpatik dan dialogis.
Massa yang sudah disiapkan untuk menyambut kehadiran Prabowo, juga diminta kembali ke daerah masing-masing membuat kegiatan kampanye.
Sebelumnya, Pasopati Riau berencana mengajak Prabowo bertemu pedagang kaki lima di beberapa pasar tradisional di Pekanbaru. Kehadiran Prabowo diharapkan dapat mengubah nasib pedagang kecil ini setelah terpilih, dengan memberi bantuan modal usaha dan tempat berjualan yang layak. Tidak perlu takut dikejar-kejar petugas.
Selain itu, Pasopati juga mengagendakan Prabowo meninjau lahan pertanian dan usaha batu bata di Kota Pekanbaru. Kemudian menjelang sore digelar kampanye terbuka menghadirkan sekitar 15 ribu orang Pasopati. Belum termasuk massa dari ormas dan organisasi pendukung lainnya. (san)